TINTAJABAR.ID, KOTA BANDUNG - Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan Polda Jawa Barat di lingkungan Polrestabes Bandung pada 24–25 Februari 2026 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak sore hari, ratusan warga memadati Mapolrestabes di Jalan Jawa, Kota Bandung, untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dari pasaran.
Program ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap kondisi harga pangan yang cenderung meningkat di sejumlah komoditas. Berbagai kebutuhan pokok disediakan, mulai dari beras SPHP dari Bulog, gula pasir, minyak goreng MinyaKita, daging ayam, daging sapi, hingga aneka sayuran dan cabai rawit.
“Beberapa komoditas di pasaran mengalami kenaikan harga. Melalui kegiatan ini, kami ingin meringankan beban masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Bulog menyiapkan sekitar 2 ton beras SPHP, 500 botol minyak goreng MinyaKita, 120 kilogram gula putih, 50 kilogram ayam potong, serta berbagai komoditas lainnya. Secara keseluruhan, terdapat 17 jenis bahan pangan yang dijual dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.
Hari pertama kegiatan dipusatkan di Mapolrestabes Bandung, sementara hari berikutnya rencananya digelar di lokasi yang lebih dekat dengan permukiman warga agar akses masyarakat semakin mudah.
Adiwijaya menambahkan, tingginya antusiasme warga menjadi indikator bahwa program ini sangat dibutuhkan. Warga terlihat silih berganti datang dan pulang dengan membawa belanjaan kebutuhan pokok.
“Kami melihat langsung antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan serupa guna membantu menjaga stabilitas harga dan daya beli warga,” pungkasnya.
(Friz)




Posting Komentar